MG Motor Indonesia menunjukkan keseriusannya dalam menggarap pasar otomotif di Tanah Air, yang diwujudkan dengan rencana mereka untuk membangun pabrik.

Tidak tanggung-tanggung, produksi pabrik MG nantinya akan berfokus pada kendaraan ramah lingkungan alias mobil listrik.

“Bukan tidak mungkin produksi lokal akan secepatnya terjadi, kami akan lebih berfokus ke electric vehicle,” ujar Arief Syarifudin, Marketing and PR Director MG Indonesia, Rabu (14/6/2023).

“Kalau bicara keseriusan MG, elektrifikasi tidak bisa dinafikan. Jadi kami sangat serius berinvestasi di model transportasi listrik,” sambungnya.

Terlebih lagi, mobil listrik MG4 EV yang
dijual mulai Rp 649,9 juta on the road (OTR) DKI Jakarta disebut mendapatkan respons positif dari konsumen di Tanah Air.

MG4 EV sendiri diklaim telah mencatatkan 1.200 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) di Indonesia, sejak dibuka keran pemesanannya pada Februari 2023 lalu.

Untuk diketahui, MG4 EV saat ini masih berstatus Completely Built Up (CBU) alias diimpor utuh dari China.

“Pada saat MG hadir di Indonesia di 2020, lalu menjual Combustion Engine line up dan juga kendaraan listrik MG4 EV ternyata respons sangat positif, itu membuat kami bersemangat,” paparnya.

Produsen mobil blasteran Inggris-China tersebut sejatinya telah berdiskusi dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Maves), Luhut Binsar Pandjaitan, terkait
pembangunan pabrik di Indonesia.

“Kami sudah ada pembicaraan dengan pemerintah, salah satunya Pak Luhut terkait investasi kami,” bebernya.

“Kami akan menyegerakan untuk hal tersebut (produksi lokal) bisa terjadi. Namun secara rinci waktunya belum bisa saya sampaikan,” pungkas Arief. Sumber : GridOto.com